Cara Tanam Singkon di Kantong

 ::Info Sehat Alami Wied Harry::

Diperkenankan dibagikan tanpa perlu izin
.
DUA MINGGU SETELAH TANAM
.
Tidak terasa sebentar lagi sudah bisa panen sayuran pucuk daun singkong. Biar keren, kita namai dia baby cassava leaf vegetables. Direbus hingga masak dan empuk dengan air secukupnya saja dalam panci terbuka - agar zat racun asam sianida-nya "terbang" seluruhnya. Setelah daun singkong dingin dan tiris, dicocol sambel lado mudo alias sambel cabe ijo. Onde mande, enaknyo. Alamak, rancak bana.
.
Umur tunas singkong ini baru 2 mingguan. Saya tanam dan posting 9 Juni 2020. Waktu itu ada yang nanyain kenapa nanemnya miring-miring begitu. Nah ya, terjawab sekarang kan. Dengan menanam setek/potongan batang singkong agak rebahan [miring 30 derajad], pertumbuhan tunasnya lebih banyak. Jangan lupa, pertumbuhan tunas yang lebat lantaran dukungan perakaran yang banyak juga, karena batang bawah kita kerat memanjang. [Supaya jelas, silakan baca postingan sebelumnya - ketika ditanam 9/6/2020.]
.
Selama ini hanya saya siram saja. "Pemupukan" cukup dengan meletakkan gulungan kulit pisang di permukaan tanah kantong. Kulit pisang disobek-sobek memanjang selebar 1-1,5 cm, lalu digulung dengan bagian kulit yang licin di luar, agar tidak terlalu mengundang "mrutu" [lalat buah]. Selama penyiraman, hara dalam kulit pisang, terutama natrium dan kalium, akan terlarut ke dalam tanah kantong.
.
Ini adalah cara mudah tanam sayur dalam kantong-kantong bekas bungkus tepung, gula, minyak goreng, sabun, dll. Sekali tanam bisa panen sayur berulang-ulang, karena batangnya masih akan terus bertunas. Daun singkong sangat kaya betakaroten, kalsium, dan zat besi, serta serat kasar yang menjadi bahan prebio bagi perkembangan bakteri baik dalam usus.
.
#tamangizi #karanggizi #organik #tanamankantong #tanamanpot #plantbased #vegan #vegetarian #pekarangan #sayur #salad #smoothie #panganlokal

Comments